Definisi naratif

Istilah naratif merupakan salah satu bentuk pengembangan paragraf dalam sebuah karangan atau makalah yang menggambarkan rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu secara berurutan. dari awal sampai tengah sampai akhir.

 

Pengertian-Narasi-Menurut-KBBI-(Kamus-Besar-Bahasa-Indonesia)

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://officialjimbreuer.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Ada juga beberapa pendapat yang menjelaskan pentingnya narasi. Esai ini didasarkan pada suatu tindakan atau plot yang di dalamnya terdapat peristiwa, karakter, dan konflik. Narasi dapat mencakup cerita berdasarkan fakta (narasi ekspositori) atau cerita fiksi (narasi sugestif).

Pengertian narasi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Pengertian narasi menurut kbbi adalah merepresentasikan suatu peristiwa yang tersusun secara kronologis
Sifat naratif

Berikut ciri-ciri penuturannya, yaitu:

Versi Goys Keraf (2000: 136)

Menampilkan item tindakan atau tindakan
Mencoba menjawab pertanyaan “Apa yang terjadi?” Untuk menjawab.
Diatur dalam urutan kronologis
Ada konflik

Versi Semi Atar (2003: 31)

Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulisnya
Berdasarkan konflik, karena tanpa konflik, penuturannya seringkali tidak menarik
Peristiwa atau peristiwa yang diindikasikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, bisa berupa imajinasi belaka, atau gabungan keduanya.
Urutan kronologis sangat ditekankan. Intinya, ciri khas narasi adalah mengandung cerita, dari waktu ke waktu menonjolkan kronologis, atau peristiwa yang mengandung konflik.
Memiliki nilai estetika atau estetika

Jenis narasi

Berikut jenis-jenis narasi yaitu:

Narasi informatif

Narasi informasi merupakan narasi yang bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa guna menambah pengetahuan masyarakat tentang cerita seseorang.

Narasi ekspositorial

Exposure Narrative merupakan narasi yang bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa guna menambah pengetahuan masyarakat tentang cerita seseorang. Dalam narasi ekspositori ini, penulis menarasikan suatu peristiwa berdasarkan data nyata atau sesuai dengan fakta. Aktor dalam narasi ekspositori ini biasanya hanya satu orang. Pelaku diceritakan sejak kecil hingga sekarang atau hingga akhir hayatnya.

Narasi artistik

Narasi artistik adalah narasi yang berusaha menyampaikan tujuan atau makna tertentu dengan mengirimkan pesan tersembunyi kepada pembaca atau pendengar sehingga seolah-olah mereka sedang melihat. Ketentuan ini menyangkut penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada dan tidak mengandung unsur sugestif atau obyektif.

Narasi sugestif

Narasi sugestif adalah narasi yang menceritakan hasil fiksi, imajinasi, atau imajinasi pengarang. samaran. Narasi sugestif seperti itu selalu melibatkan imajinasi atau tipu daya, karena yang ingin dicapai adalah impresi peristiwa tersebut. Narasi sugestif Ini juga dikenal sebagai narasi fiksi.

Struktur naratif

Di bawah ini adalah struktur naratif yang harus Anda ketahui:

pengantar

Bagian ini memberikan pengantar tentang suasana, latar belakang, dan aspek lain dari karakter tersebut.
Awal kontroversi

Bagian ini berisi konflik atau masalah asli yang ditangani oleh penulis.

Klimaks konflik

Bagian ini berisi ilustrasi konflik atau pokok utama cerita.
penyelesaian

Bagian ini memberikan solusi atas masalah yang muncul dalam cerita dan menunjukkan akhir cerita.

Contoh narasi

Suatu pagi yang cerah Meri sedang mengambil kayu bakar di hutan, dia tidak sendirian karena dia akan pergi bersama kakeknya. Dia tidak memiliki perasaan telah mencapai hutan lebat dan mendengar suara binatang yang berisik. Di sini dia ketakutan karena itu pengalaman pertamanya mencari kayu bakar di hutan.

Cerita di atas menceritakan tentang Meri yang baru pertama kali mencari kayu bakar di hutan bersama kakeknya karena merasa tidak terbiasa dengan suasana hutan dan ketakutan.

Selasa sepertinya hari yang sangat berat bagi saya, saya harus bangun lebih awal dari biasanya. Membantu keluarga adalah pekerjaan saya, apalagi setelah ayah saya meninggal, saya harus bekerja lebih keras di sekolah dan di rumah. Tapi demi ibuku, aku akan melakukannya setiap hari.

Contoh di atas memperlihatkan seorang anak yang rela bekerja keras untuk ibunya setelah ayahnya meninggal, meski sangat sibuk.

Lihat Juga: Call Center BPJS