Cara menanam Pare

6 Cara Menanam Pare di Rumah Agar Cepat Tumbuh

Pare (Pariah) adalah tanaman perdu yang berumur satu tahun atau lebih dan tumbuh dan berkembang biak. Tanaman yang merupakan sayuran buah ini memiliki daun berbentuk jari dengan bunga berwarna kuning. Permukaan buahnya berbentuk bintil dan rasa buahnya pahit. Tanaman pare ini sangat mudah dibudidayakan dan pertumbuhannya bersifat musiman.

Cara-menanam-pare
Manfaat Tanaman Pare

Rasa dari buah sambiloto ini memunculkan beberapa manfaat yang terkandung di dalam buah pare ini. Manfaat pare bagi kesehatan manusia adalah :

Dapat merangsang nafsu makan
Dapat menyembuhkan penyakit kuning
memperlancar pencernaan
dan sebagai obat antimalaria

Selain pare, ternyata daun pare juga memiliki kelebihan yang tidak kalah dengan buahnya. Manfaat ini meliputi:

Dapat menyembuhkan diare pada bayi
Pemurnian darah bagi wanita yang baru saja melahirkan
Dapat mengurangi panas
Dapat menghilangkan cacing kremi
Bisa menyembuhkan batuk

Dari beberapa analisis komponen nutrisi yang ada dalam pare, diperoleh kandungan nutrisi yang tercantum dalam tabel ini.

Artikel Lainnya: Pengertian Kopi – Manfaat, Jenis, Sejarah, Daftar Harga & Tanaman
Nilai gizi per 100 gram daun dan buah pare
Kandungan nutrisi daun pare pare
Air 91,2 gram 80 gram
Kalori 29 gram 44 gram
Protein 1,1 gram 5,6 gram
Lemak 1,1 gram 0,4 gram
Karbohidrat 0,5 gram 12 gram
Kalsium 45 mg 264 mg
Besi 1,4 mg 5 gram
fosfor

Vitamin A
64mg

18SI
666mg

5,1 mg
Vitamin B 0,08 mg 0,05 mg
Vitamin C 52mg 170mg
Folacin – 88 mg
spesies pare

Beberapa jenis pare yang ada dan sering ditanam adalah:

Pare Gajiho

Pare adalah yang paling umum ditanam dan paling disukai. Pare ini biasa disebut dengan pare putih atau pare mentega. Bentuk buahnya panjang dengan ukuran 30-50 cm, diameter 3-7 cm, berat rata-rata antara 200-500 gram/buah. Labu pahit ini berasal dari India, Afrika.

labu pahit hijau

Pare hijau berbentuk lonjong, kecil dan berwarna hijau dengan bintil agak halus. Ada banyak jenis pare, antara lain pare ayam, kodok, soket, atau ginggae. Dari berbagai jenis tersebut, yang paling umum ditanam adalah dada ayam. Kacang ayam memiliki panjang 15-20 cm. Sedangkan buah pare ginggae berukuran kecil, hanya sekitar 5 cm. Rasanya pahit dan dagingnya tipis. Perawatan pare hijau ini sangat mudah, tanpa lanjar atau para-para pare hijau ini bisa tumbuh dengan baik.

impor pare

Jenis pare ini asli dari Taiwan. Bibit pare ini merupakan hibrida batang definitif sehingga saat ditanam tidak akan menghasilkan bibit baru. Jika dipaksakan, itu juga menyebabkan produksi yang buruk dan penyimpangan dari asal. Ada tiga varietas yang beredar di Indonesia, yaitu Known-you green, Know-you no. 2 dan nonsen. Perbedaan ketiga jenis pare impor ini terletak pada permukaan kulit, kecepatan tumbuh, kekuatan penampakan, bentuk buah dan ukuran buah.

Artikel Lainnya: Cara Mudah Budidaya Ketimun

Fitur yang membedakan
JEN I PARE IMPORT
aku mengenalmu

Hijau
aku mengenalmu

tidak 2
sinar bulan
kulit pohon

warna buah
Halus, tidak

Nodul, bergerigi lebar

Hijau
bintik-bintik

besar

putih susu
Jerawat

besar

putri Salju
Bentuk oval

meruncing
oval bulat oval,
Berat buah 350 – 650 gram 500 gram 600 – 700 gram
Daging tebal Daging tebal Daging tebal Daging tebal
Cepat dan kuat Pertumbuhan Cepat dan kuat Cepat dan kuat

menangkis belut

Jenis pare ini tidak terlalu populer. Bentuknya memanjang seperti belut, dengan panjang antara 30-110 cm dan diameter 4-8 cm. Pare bukan milik Momordica sp melainkan spesies Trichosanthus anguina L.

Namun, masyarakat lebih terbiasa memasukkan cangkang belut ini ke dalam jenis pare ini.

Sumber :