Burung cendet atau dikenal juga dengan burung petet merupakan salah satu jenis burung pemangsa yang memiliki variasi suara yang sangat bagus dalam isiannya.

Selain itu burung candet ini sangat pandai meniru jenis burung lainnya.

 

Cara Merawat Burung Cendet (Petet) Yang Dapat Meniru

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://hargaburung.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Ada beberapa jenis cendet diantaranya:

1. Big Grey Kendet atau Excubitor L.

2. Cendet hitam putih atau L ludovicianus

3. Memberikan warna abu-abu kecil atau L minor

4. Cendet Kepala Merah atau Senator L.

5. Cokelat cendet atau L christatus

Habitat asli suku Cendet ada di hutan, terutama dengan pepohonan yang tinggi. Sedangkan makanan cendet adalah serangga, biji dan buah segar.

Sarang cendet biasanya terdiri dari rumput, ranting, lumut dan bunga.

Dalam pembiakannya, burung Cendet dapat menghasilkan 3 sampai 6 butir telur setiap kali bertelur. Dimana telur menetas menjadi anak ayam pada umur dua minggu.

Beberapa ciri dan ciri umum anakan kendet berkepala hitam yang umum terlihat antara lain:

1. Sangat agresif atau ganas saat Anda lapar

2. Ketika Anda mendengar suara-suara kesalahan lain, Anda akan merasakan perjuangan yang luar biasa

3. Memiliki perasaan senang yang sedikit meningkat. Apalagi bila diberi EF dan pengeringan yang berlebihan.

4. Meski ganas, tapi mudah dijinakkan. Jadi bukan hal yang sulit untuk menjinakkan licks.

Bagaimana Anda kemudian cendet sehingga menjadi gacor? Berikut penjelasannya:

Peralatan yang dibutuhkan untuk perawatan

1. Sangkar burung yang bagus berukuran 40x54x20 cm.

2. Tempat bertengger yang bisa Anda manfaatkan menggunakan kayu bertekstur kasar. Mereka ditempatkan sejajar dari atas ke bawah dengan diameter 1,5 hingga 2 cm.

3. Kerodong bermanfaat sebagai tempat istirahat dan untuk perkembangan spiritual. Jika cendet yang Anda miliki masih muda, sebaiknya kerangkanya berwarna putih.

Ini tidak seharusnya mengganggu mental anak ayam yang tidak stabil.

4. Tempat pakan yang mempengaruhi kualitas burung. Beberapa pakan cendet yang bisa Anda berikan adalah 10 jangkrik dan 1 sendok makan kerot di pagi hari serta 5 jangkrik dan 1 sendok makan kroto di sore hari.

5. Voer untuk cendet yang bisa Anda gunakan harus memiliki kandungan protein 12% sampai 18%. Ini harus sesuai dengan sistem metabolisme cendet

6. EF atau extra fooding bekerja dengan baik yaitu jangkrik, orong orong, cacing, kroto, ulat bambu, ulat hongkong, belalang, dan kaki seribu.

Cara merawat pola folikel harian

1. Pukul 07.00 Cendet berventilasi

2. Mandikan burung cendet pada jam 07.30 dan bersihkan kandangnya dengan mengganti air minum dan menambahkannya sebelumnya

3. Setelah mandi kamu akan mendapat 4 cangkir cepuk

4. Pukul 08.00-11.00 burung cendet mengering

5. Kemudian biarkan mengudara lagi selama kurang lebih 10 sampai 15 menit, kemudian kerodet vogel kembali

6. Pukul 15.00 buka kerodong, angin-anginkan lagi dan beri makan 2 jangkrik. Saat cuaca cerah, Anda bisa berenang lagi

7. Pukul 18.00 Kerodong kembali pada pagi hari

Tentunya untuk merawat anakan agar bersuara cepat, Anda perlu menggunakan pola perawatan harian yang baik.

Pasalnya, pola perawatan sehari-hari berpengaruh pada tumbuh kembang burung Cendet.

Salah satu masalah yang dihadapi cendet adalah stres. Hal ini khususnya dapat terjadi jika Cendet diberi makan dengan tangan.

Sehingga secara tidak sengaja tangan manusia menyebabkan rambut baru tidak berkembang dengan sempurna.

Mengatasi stres Cendet dilakukan melalui Terapi Cendet. Triknya adalah menambah waktu makan menjadi jam 5 pagi dan 5 sore.

Selanjutnya, berikan 2 kaki seribu setiap minggu.

Terapi Cendet yang bisa Anda lakukan adalah mengisolasi dulu. Artinya, dengan tidak mendengarkan terlebih dahulu atau mempertontonkan burung cendet lainnya.

Sementara waktu pengeringan ditingkatkan menjadi 2 hingga 3 jam per hari.

Membuat Cendet sebenarnya sangat mudah. Yang perlu Anda lakukan adalah memahami karakter burung cendet dan membiasakan diri dengan pola dandanan sehari-hari.

Dan pastikan Anda tidak pernah memberi makan diri Anda sendiri. Taruh saja di tempat Anda akan memakannya.

Lihat Juga: Makanan Burung Murai